BERGERAK MENUJU PERUBAHAN MOVING FOR DEVELOPMENT

Penantian Senja Aulia I

Cukup Sudah Penantian panjang dengan ragaku yang terpasung
terus meronta dan menanti sentuhan hangat bibirmu
lembut belai jemari yang terus membelai dua belah pipiku yang lusuh
:satu tatapan sayang yang selalu terlantun dalam rona kebahagiaanmu

Kini,
aku terbawa masa lalu
ketika bunda memberikan sentuhan hangat pertama kasih sayangnya
Kini,
Aku tersadar dalam Pelukmu
mencandaku dalam gurau kecil nakalmu
Kini,
jari jemari yang selalu membayangi fantasi nakalku
bersemayam pada detak rasa jantungku

:Aku Membutuhkanmu.

(Jor-Jerowaru, 05-05-2011)

0 komentar:

Posting Komentar